Pengertian Sistem Penjualan Langsung

Oleh Solusi Tech · Januari, 02 2021

Pengertian Sistem Penjualan Langsung

Pengertian Penjualan Langsung atau Direct Selling dan Sistem Penjualan Langsung, Kali ini Solusitech akan membahas itu, dan beberapa dari kita mungkin bingung apakah ada perbedaan diantara direct marketing dengan direct selling, jangan bingung karena kita akan membahas perbedaan antara direct marketing dengan direct selling.

Sistem Direct Selling mengacu pada penjualan secara langsung ke konsumen dalam lingkungan non-ritel, dari sini apakah kalian sudah paham? contohnya penjualan terjadi di rumah, kantor, online, atau lokasi non-toko lainnya.

Pengertian Penjualan Langsung

  • Menurut APLI (Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia), pengertian penjualan langsung (direct selling) adalah metode penjualan barang dan / atau jasa tertentu kepada konsumen dengan cara tatap muka di luar lokasi eceran tetap oleh jaringan pemasaran yang dikembangkan oleh mitra usaha dan bekerja berdasarkan komisi penjualan, bonus penjualan dan iuran keanggotaan yang wajar.

  • Menurut Wikipedia, pengertian penjualan langsung (direct selling) adalah sebuah strategi untuk mempromosikan produk atau jasa yang ditujukan untuk memengaruhi tindakan konsumen. Direct selling lebih menekankan pengambilan keputusan yang didasarkan atas rasional atau karena adanya keuntungan tambahan yang diberikan suatu produk.

Kesimpulan adalah ketika tenaga penjualan individu menjangkau konsumen secara langsung, sedangkan kesimpulan dari pemasaran langsung adalah ketika perusahaan memasarkan langsung ke konsumen.

Sistem Penjualan Langsung ini sering menghilangkan beberapa perantara yang terlibat dalam distribusi produk, seperti pusat distribusi regional dan grosir, produk beralih dari produsen ke perusahaan direct selling, ke distributor atau perwakilan, dan kemudian ke konsumen.

Perlu kita ketahui produk yang dijual melalui direct selling biasanya tidak ditemukan di lokasi ritel tertentu, jadi kalo kita mau beli kita harus menemukan distributor atau perwakilan yang merupakan satu-satunya metode untuk membeli produk atau layanan.

Dewasa ini banyak beberapa bisnis B2B (Bisnis-ke-Bisnis) menggunakan direct selling untuk menargetkan dan menjual kepada pelanggan akhir mereka.
Contohnya perusahaan menjual perlengkapan kantor akan mengirim perwakilan mereka langsung ke toko-toko secara langsung.

Sistem Penjualan Langsung

Dalam pembahasannya dari APLI (Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia), sistem penjualan langsung terbagi dua:

  1. Single Level Marketing (SLM)
    Maksudnya adalah : Metode pemasaran barang dan/atau jasa dari sistem Penjualan Langsung melalui program pemasaran berbentuk satu tingkat, dimana direct sales selaku mitra usaha mendapatkan komisi penjualan dan bonus penjualan dari hasil penjualan barang dan/atau jasa yang dilakukannya sendiri.

    Sistem Single Level Marketing dilakukan satu per satu, seperti melalui presentasi dari pintu ke pintu atau langsung.

    Penjualan dapat dilakukan secara online atau melalui katalog juga. Umumnya, pendapatan direct sales jenis ini diperoleh dari komisi penjualan, dengan kemungkinan adanya bonus.

  2. Multi Level Marketing (MLM)
    Maksudnya adalah : Metode pemasaran barang atau jasa dari sistem Penjualan Langsung melalui program pemasaran berbentuk lebih dari satu tingkat, dimana direct sales selaku mitra usaha mendapatkan komisi penjualan dan bonus penjualan dari hasil penjualan barang dan/atau jasa yang dilakukannya sendiri dan anggota jaringan di dalam kelompoknya.

    Sistem Multi Level Marketing dilakukan dengan berbagai cara, termasuk presentasi, tetapi juga melalui toko online dan katalog.

    Penghasilan yang diperoleh melalui direct sales MLM adalah komisi penjualan, dan penjualan yang dilakukan oleh mitra bisnis lain yang direkrut distributor ke perusahaan.