Tips Ampuh Mempercepat Loading Website Dengan Mudah

Solusi Teknologi Pratama
Solusi Teknologi Pratama 25 Mei 2020
  • Bagikan:

Apa sih gunanya loading situs cepat? Apakah itu sangat Penting?

Ya, Itu Sangat Penting. Loading Website yang cepat akan memberikan pengalaman pengguna yang sangat baik dan akan meningkatkan kualitas visitor Anda sehingga secara SEO pun juga akan berdampak positif. Pengguna internet mengharapkan sebuah halaman situs dapat diakses dalam waktu kurang dari 3 detik. Menurut riset penelitian 95% visitor pergi meninggalkan website yang memakan waktu loading lebih dari 3 detik.

Semakin lambat loading sebuah website mengakibatkan banyak visitor pergi meninggalkan website dan semakin rendahnya waktu kunjungan yang artinya akan berdampak buruk pada SEO dan pada akhirnya bisa mengurangi jumlah kunjungan dan menurunnya ranking situs pada mesin pencari.

Untuk mengecek seberapa cepat akses loading blog/website Anda, silahkan cek menggunakan tools dari Google Yaitu Google Page Speed.

Jika Anda mengerti betapa pentingnya kecepatan loading sebuah website, maka segera percepat loading website Anda dengan beberapa tips simpel berikut:

  1. Gunakan Content Delivery Network (DN)
    Jika Anda ingin menggunakan CDN saya sarankan untuk menggunakan Cloudflare karena sudah terbukti performanya sangat bagus dan selalu direkomendasikan oleh para blogger maupun berbagai perusahaan hosting.

    Apa itu CDN? Haruskah kita menggunakan CDN?
    Banyak pemilik website yang masih bingung dengan apa itu CDN dan apakah kita harus menggunakannya. Intinya CDN adalah sebuah sistem dimana halaman website Anda akan disimpan ke berbagai server diseluruh dunia yang disediakan oleh penyedia CDN sehingga jika ada visitor website datang dari Amerika maka halaman tersebut akan disajikan secara otomatis oleh server penyedia CDN yang ada di Amerika, sehingga Anda mendapatkan 2 keuntungan utama yaitu akses situs yang lebih cepat dan beban akses server yang lebih ringan.

    Selain itu CDN juga bisa memberikan tingkat pengamanan yang lebih baik karena adanya sistem security tambahan dari pihak penyedia CDN. Sayangnya Cloudflare masih belum memiliki server di Indonesia, server terdekatnya hanya ada di Malaysia dan Singapur.

    Menurut saya, Anda perlu menggunakan CDN jika mayoritas trafik Anda berasal dari seluruh dunia (global), jika mayoritas trafik Anda hanya berasal dari visitor lokal (Indonesia) saya rasa plugin cache saja sudah cukup, atau alternatif lain Anda bisa mencari penyedia CDN yang memiliki server di Indonesia.

    Untuk website Indonesia dengan visitor lokal saya sarankan untuk menggunakan cache, jika Anda pengguna WordPress saya sangat merekomendasikan untuk menggunakan WP Fastest Cache.

    Berdasarkan pengalaman setelah menggunakan berbagai macam plugin cache seperti W3 Total Cache dan WP Super Cache, menurut saya kinerja WP Fastest Cache adalah yang terbaik dan paling simpel digunakan. Ini hanya referensi saya pribadi, mungkin akan berbeda dengan blogger-blogger lainnya, karena itu lebih baik Anda coba saja beberapa plugin cache lainnya dan bandingkan mana yang memberikan hasil loading tercepat untuk website Anda
  2. Perkecil ukuran gambar dan gunakan format yang ringan
    Salah satu trik yang saya gunakan untuk mempercepat loading blog sekaligus menghemat disk space adalah dengan mengecilkan ukuran gambar yang ada.

    Saya masih sering melihat banyak pemilik website menggunakan gambar dengan ukuran sekitar 1000-2000 px padahal gambar tersebut hanya digunakan untuk feature image (thumbnail) yang berukuran kurang dari 500 px. Selain itu mereka juga sering menggunakan gambar-gambar 1.000 px padahal lebar layar (screen width) didalam konten utamanya hanya sekitar 600-700 px.

    Semakin besar ukuran gambar (panjang/lebar) tentu size memorinya akan semakin besar, akibatnya selain memakan memori lebih banyak, gambar tersebut juga memperlambat loading situs Anda.

    Gunakanlah gambar dengan ukuran seperlunya saja, jika Anda ingin menggunakan gambar dengan lebar 300 px maka editlah dulu filenya dan buat gambar tersebut lebarnya menjadi 300 px baru di upload ke website. Jangan menyimpan gambar tersebut ke web dahulu dan mengecilkan/menyesuaikan ukurannya dipanel admin.

    Selain itu usahakan convert gambarnya menjadi JPG/JPEG karena ukuran size memorinya jauh lebih kecil dibandingkan PNG, kecuali jika saat Anda convert kualitas gambarnya jadi sangat jelek maka hal ini tidak perlu dilakukan.

  3. Hindari penggunaan berbagai multimedia, plugin, dan konten-konten yang tidak perlu
    Sebisa mungkin hindari penggunaan beberapa hal berikut:
    • Autoplay musik
    • Video/autoplay video
    • Gambar bergerak/animasi (GIF)
    • Widget yang tidak penting seperti badge, jumlah visitor dan semacamnya

Jangan gunakan terlalu banyak plugin apalagi jika memang tidak diperlukan dan pilihlah theme yang ringan seperti theme dengan bentuk blog standart. Jangan melakukan kostumisasi berlebihan untuk blog/website Anda karena sebenarnya visitor tidak begitu peduli dengan semua itu, mereka lebih mementingkan isi konten/informasi yang ada ketimbang fitur-fitur lainnya (kecuali konten utama Anda bukan artikel/blog).

Itulah 3 cara mempercepat loading website dengan praktis berdasarkan pengalaman saya sendiri, tentunya masih banyak cara-cara lainnya selain keempat faktor diatas karena itu tetaplah belajar dan mencari tahu dari berbagai sumber yang ada diluar sana.

Komentar

0 Komentar

Post a Comment

Berlangganan

Berlangganan informasi terbaru seputar harga, promo, dan penawaran menarik lainnya.

WhatsApp